Jumat, 22 Januari 2010

Aku Harus Gimana??????

Semalam ada kejutan lg dalam hidupku...seseorang menelpon aku dan mengaku sebagai teman FB and sepupu kamu...hhmm...Dia mengira kalau aku tak mengenalnya...padahal kami pernah bertemu. Aku pun tau banyak hal tentang dia...Aku tau kalau dia masih sangat menyayangimu, ingin tau kabar tentangmu, ingin tau sejauh mana hubungan kita. Pertanyaan-pertanyaan yang aku pun kadang tidak mampu menjawabnya. Buat aku, kita adalah orang yang istimewa yg telah mengisi hari-hariku, membantu melupakan masa laluku yang kelam. Orang yang mampu membuatku tertawa setiap harinya meskipun harus menahan rasa sakitku. Orang yang mau mendengar keluh kesahku meskipun kadang-kadang aku juga harus mendengar keluh kesahmu namun aku bahagia. Denganmu aku bisa bercerita apapun...aku seperti menemukan sosok sahabat. Sekian lama aku tak bisa sedekat ini sama orang dan kini aku merasakan bahagianya memiliki sobat. Namun haruskah semuanya berakhir sekarang?????

Aku tak pernah berharap lebih dengan hubungan ini. Aku selalu sadar siapa diriku???aku tak bisa mendampingimu tapi salahkah aku kalau aku berharap untuk tidak kehilanganmu.???Aku mulai menyayangimu, aku takut kehilangan dirimu meskipun aku tau ini bukan perasaan cinta...hanya perasaan sayang. Iya...trauma itu masih mendalam, aku belum mampu melupakan orang yang telah mengisi kehidupanku selama 7 tahun...selama aku masih selalu mengingatnya dan masih meneteskan air mata ketika mendengar suaranya berarti aku belum bisa mencintai orang lain. Tapi aku bisa merasakan perasaan sayang kepadamu...entah rasa seperti apa yang kumiliki. Namun, aku hanya bisa berharap tak kehilangan dirimu.

Namun..gimana dengan perasaan wanita itu???sesama wanita aku bisa merasakan yang dirasakannya. Dia masih mencintaimu...
Tuhan...apakah aku harus berkorban lagi demi untuk kebahagiaan sesamaku???Apalah arti pengorbanan ini dengan kebahagiaannya...Tapi bagaimana dengan diriku???Apakah aku akan sanggup kehilangan sosok yang menjadi semangatku 2 bulan terakhir ini...Kembali aku dilema..
Kenapa sih kamu harus berkorban untuk kebahagiaan orang lain dengan mengorbankan kebahagiaanmu..sampai kapan kamu ingin begini, kamu ingin bahagia kan di sisa hidupku???Hatiku mulai memberontak...Iya,,sebagai manusia aku pun ingin bahagia...tapi apakah aku mampu untuk bahagia di atas derita orang lain???Ini bukan sifat kamu...Dulu pun kamu pernah berkorban lebih dari yang sekarang demi untuk kebahagiaan orang lain...Berkorban sekali lagi, apa salahnya???Ingat pada prinsipmu bahwa melihat orang lain bahagia adalah kebahagiaanmu???Hati kecilku pun memberontak...

Ya Allah..Tunjukkan jalanMU yang terbaik buat hambaMU ini...Aku percaya keputusanMU adalah yang terbaik buat kehidupanku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar