Rabu, 14 Juli 2010

Hari-hari yang membosankan….


Aku mulai merasakan kejenuhan, udah hampir 1 bulan lamanya tanpa rutinitasku seperti dulu sebelum aku memutuskan untuk operasi pengangkatan kista dan ovariumku yang sebelah kiri. Keputusan operasi membuat kebebasanku untuk beraktivitas terenggut. Tapi tak ada yang bisa kusesali, aku bahkan harus mensyukuri semua langkah yang kuambil adalah yang terbaik untuk hidupku selanjutnya. Aku mulai merasakan sepi, tadi subuh mama udah berangkat ke kampung dan tak bisa menemaniku seperti dulu karena ada sesuatu hal yang lebih penting menunggunya. Aku tak boleh egois, 24 hari mama menemaniku dan mengorbankan liburan panjangnya untuk menjaga dan menemaniku menghadapi hari-hari tersulit dalam hidupku. Ada rasa kehilangan saat mengantar mama naik ke mobil subuh tadi, tapi aku berusaha tegar dan tak menampakkannya di depan mama. Bahkan berulang kali aku yakinkan mama kalau aku sudah bisa melakukan semua kegiatanku di rumah sendiri. Aku sudah bisa ke kamar mandi, aku sudah bisa bangun dan berdiri sendiri meski semuanya masih sangat pelan tapi aku yakin akan semakin kuat.

Jumat, 02 Juli 2010

Pagi ini aku terbangun dengan panik....
infusku berdarah...aduh darahnya naik sampai ke selang-selangnya
kubangunkan mama yang tertidur di tempat tidur di sampingku...Aku bisa melihat raut wajah yang sangat kwatir dan panik. Kucoba menenangkannya, ngga pa-pa ko' ma..tolong panggil suster jaga...
Tanpa peduli penampilannya yang kusut karena baru bangun tidur, mama bergegas ke ruang perawat yang tak jauh dari ruanganku
segerombolan perawat-perawat praktekpun datang, ada yang sekedar melihat saja tapi ada jg yang dengan cekatannya menutup infusku dan meminta tempat-tempat untuk mengeluarkan darah yang tersumbat..
ko' bisa sampai gini???sambil menyedot darah yang tersumbat, suster yang maniezt itu bertanya kepadaku...
dengan tersenyum pula aku jawab..ngga tau juga nih de'...kyaknya tanganku udah ngga sanggup, udah terlalu bengkak jadi darahnya tersumbat terus...apa ngga lebih baik dipindahkan di tangan kanan
hiks..hiks...tapi pasti sakit banget karena harus ditusuk lagi yang baru padahal tanganku udah bengka-bengkak semua karena suntikan
suster itu pun tersenyum sambil menjawab "dikompres aja dulu ini yang bengkak, susah juga kalau mau dipindahkan karena urat nadinya kecil banget jadi harus berkali-kali ditusuk baru bisa dapat.
kasian juga sama kk kesakitan terus setiap harinya. 
Akhirnya infusnya selesai dibersihkan dari darah yang tersumbat...pedisnya ngga terasa karena sambil cerita sama suster yang maniezt...he..he..
ingat tangannya dikompres dengan air hangat ya supaya bengkaknya berkurang dan aliran darahnya bisa lancar kembali, tangannya yang diinfus jangan digunakan bertumpu kalau mau bangun karena itu yang bikin darahnya tersumbat.
Truz satu lagi kalau ke kamar mandi ingat infusnya ditutup dulu...pesan suster sebelum keluar dari ruanganku sambil tersenyum.

Mama tolong ambilkan air panas sebentar ya untuk kompres tanganku, udah sakit banget bengkaknya nih...ucapku sama mama yang masih bengong dengan kejadian tadi
iya sayang sebentar ya kalau rahma udah datang karena mama ngga tau tempat air panas disebelah mana, jawabnya dengan nada khawatir
iya ngga pa-pa tungguin rahma saja, jangan kwatir seperti itu. Anti ngga pa-pa mamaku sayang, kucoba untuk menenangkan hati mama dengan mengajaknya bercanda. 
Aku tahu mama adalah orang yang paling merasakan beratnya beban pikiran selama aku di Rumah Sakit ini. nalurinya sebagai seorang ibu selalu membuatnya khawatir dan berpikir macam-macam saat aku mengalami kejadiaan-kejadian yang menegangkan

Terdengar ketukan pintu yang keras, mama dengan tergesa-gesa membuka pintu...
Selamat pagi...gimana hari ini???udah bisa bangun jalan2 kan..banyak bergerak ya supaya jahitannya cepat kering, kata dokter yang masuk keruanganku
iya dok setiap saat berlatih bangun dan jalan, ucapku
gimana kencingnya udah lancar???banyak minum supaya lancar dan ngga kental seperti ini kata dokter sambil melihat kantung keteterku dibawah tempat tidur.
udah BAB???tanyanya lagi...belum dok, belum ada perasaan sediktpun...
iya sebentar dimasukin lagi dulcolaxnya ya 2 biji...aku resepkan 2 sekalian...sambil mencatat resep di lembar observasi di statusku.
obatnya hari ini 8 biji...selanya lagi sambil teruz menulis
banyak banget dok...dikurangi yang ngga terlalu penting dok, aku udah mulai mual minum obat yang kemarin 5 biji, apalagi kalau dosisnya ditambah lagi...pintaku dengan sedikt memelas
iya deh aku kurangi 2 jadi 6 biji jadi totalnya sehari 18 biji...udah ngga ada yang bisa dikurangi, fix sambil tersenyum ke arahku. 
Aku tak dikasi kesempatan untuk nawar lagi..he..he...iya deh ucapku pasrah.

Jahitannya aku periksa dulu, ucapnya sambil membuka gurita yang aku pakai. 
ahhhh hati-hati dok, sakit banget...teriakku saat tangannya menyentuh perutku
masih basah, rajin-rajin goyang supaya cepat kering lukanya..sambil menutup perutku kembali.

Akhirnya setelah pemeriksaannya selesai, dokter berlalu meninggalkan ruanganku menuju ruangan pasien lain untuk melanjutkan tugasnya.
Pikiranku terbawa ke beberapa tahun silam waktu SMP ketika aku bercita-cita ingin jadi dokter karena tugasnya yang mulia, membantu orang-orang sembuh dari sakitnya.
Keinginan yang harus aku pendam karena keterbatasan ekonomi keluargaku. Suatu saat akan menebusnya dengan menjadikan anakku seorang dokter, gumamku dalam hati sambil tersenyum dengan penuh harapan.
Pagi ini kuhabiskan waktuku dengan mengkhayal tentang masa depanku meski aku sendiri belum yakin apakah aku bisa menatap hari esok dengan kondisiku yang masih terbaring lemah seperti ini tapi aku punya semngat yang tinggi untuk sembuh
Dan itu adalah sebuah modal untuk kesembuhanku.
Khayalan tentang masa depan membuatku tertidur pulas hingga siang hari. aku dibangungkan suara-suara 

Senin, 28 Juni 2010

Ahad, 28 Juni 2010 Menjelang Operasiku


1 hari menjelang operasiku… aku tak tahu seperti apa mengungkapkan perasaanku saat ini. Rasa khawatir, takut, trauma, gelisah, dan sejuta perasaan tak enak lainnya. Andai aku bisa memilih dalam hidup ini, aku tak ingin penyakit ini menggerogoti diriku. Aku tak ingin merasakan seramnya operasi lagi, cukup sekali aku merasakannya 4 tahun yang lalu. Yup…ini kali ke-2 aku divonis dokter menderita penyakit tumor, yang pertama tahun 2006 aku divonis tumor payudara dan harus segera diangkat sebelum berubah menjadi ganas. Sekarang aku harus divonis lagi tumor ovarium (indung telur). Bayangan seramnya operasi mulai berkelebat di bayanganku namun aku tak punya pilihan lain, daging itu sudah berukuran 14,9 x 9 cm dalam perutku. Tak bisa dibayangkan kalau harus menunda operasi dan mencari pengobatan alternative yang lain, tentu saja membutuhkan waktu yang lama dan resiko akan semakin besar. Hufft…..memang semuanya serba menyulitkanku. Aku diharuskan membuat keputusan tepat dan secepat mungkin karena penyakit ini tak mungkin menunggu.
Manusia hanya bisa membuat perencanaan dalam kehidupannya tapi Allah yang menjadi penentu segalanya. Awal tahun, aku pernah membuat planning kehidupanku tahun ini yang penuh dengan rutinitas kuliah dan kerja serta target yang harus terpenuhi tapi siapa sangka kalau Allah mempunyai rencana lain buat hidupku. Semua rencana itu menjadi kabur saat mendengar vonis dokter tgl 17 Juni lalu…Tumor ovarium, sangat menyeramkan tentunya untuk wanita muda seperti diriku. Aku divonis terancam sulit memiliki keturunan bahkan kemungkinan terburuk tidak memiliki keturunan. Tak ada jalan lain selain pasrah menerima takdir yang digariskan serta berusaha untuk memutuskan yang terbaik. Ini harus dihadapi dan tak ada guna untuk menyesali dan menyalahkan Tuhan dengan yang terjadi.

Jumat, 25 Juni 2010

UjianMU

Udah 1 minggu aku melalui ujian ini...kini aku hanya menantikan sebuah keajaiban untuk diberikan hidup lebih lama. Vonis dokter 1 minggu yang lalu membuatku drop dan kenyataan yang kuhadapi ternyata lebih berat. Sejak tanggal 17 Juni aku mondar-mandir ke Rumah Sakit setiap hari tapi sampai sekarang belum ada hasil akhir dari dokter meski aku tahu kalau operasi adalah satu-satunya pilihan. Dokter bahkan tak memberiku kesempatan sedikitpun untuk berpikir atau menyiapkan mentalku, mereka hanya memikirkan penanganan secepatnya. Seandainya mereka tahu kalau mentalku tak kuat untuk menerima ini semua, vonis itu meruntuhkan harapanku, cita-cita dan rencana-rencana indahku berantakan. Aku sangat drop, jiwaku terguncang. puncaknya adalah kemarin, aku harus menjalani pemeriksaan beruntun dengan 4 dokter....aku hanya bisa bertanya-tanya seberapa parah sakitku hingga udah hampir 10 pemeriksaan yang kujalani dan hari ini aku masih dioper-oper ke 4 dokter sekaligus, mulai dari ahli bedah, ahli kebidanan, ahli penyakit dalam untuk EKGdan terakhir pngambilan sampel darah untuk pemeriksaan Ca 125 untuk dikirim ke Jakarta. Tidak cukupkah hasil USG dan CT_SCAN kemarin????tidak cukupkan test darah dan rongsen kemarin???berapa banyak lagi pemeriksaan yang harus kujalani. Fisik dan mentalku sudah lelah. aku lelah dengan suntikan pengambilan sampel darah, aku lelah dihujani sinar X...tolong dokter putuskan secepatnya jalan yang harus kutempuh. Malam ini aku kesepian, aku sangat drop...entah pada siapa lagi aku harus mengadu...aku tak mungkin menambah beban pikiran mama karena aku tahu orang yang paling memikirkanku saat ini adalah mama, mulai dari biaya yang kubutuhkan untuk pemeriksaan sampai operasi, kondisiku setelah operasi dan sangat banyak hal lain dan aku tak ingin menambah bebannya.
Ya Allah....aku tahu ini adalah ujianMu dari kesalahan-kesalahan yang pernah kulakukan di masa lampau. Ampuni aku dan kuatkanlah aku menjalaninya.

Sabtu, 19 Juni 2010

Vonis Dokter....

17 Juni 2010 hari yang tak akan terlupakan dalam hidupku....memoryku terbawa kelima tahun yang lalu....ingin rasanya berteriak di Rumah sakit, meluapkan perasaan sedihku...mengapa harus aku????aku tak pernah lelah setaip waktu bersujud padaMU...aku memang banyak salah tapi masih banyak orang yang memiliki banyak kesalahan yang lain. Tak cukupkah ujian buatku selama ini????Aku ingin menangis..ingin kurobek kertas diagnosa dokter...ingin kurobek foto hasil labku...aku ingin pergi jauh dan tak ingin tau tentang sakit ini...Namun apalah dayaku aku hanyalah seorang hamba yang harus pasrah menerima takdirMU....sampai rumah, aku menangis sejadi-jadinya....aku drop...ini sangat berat untuk aku lalui...

Kamis, 10 Juni 2010

Kangen Mama

Dapat sms dari mama "Anti udah shalat dan makan belum???Jaga kesehatanmu sayang, jalan lupa air minumnya...!!!! Tak terasa air mataku menetes, baru menyadari betapa mama sangat sayang sama aku...sms setiap hari mngingatkanku shalat, makan, isthat hingga bawa air setiap bepergian....udah 10 tahun seperti ini, tak ada yg berubah...Sedangkan hingga saat ini aku belum bisa bikin beliau bahagia.....
Jadi kangen sama mama...kangen ingin pulang ke kampung, kangen masakan-masakan mama dan nenekku, kangen canda tawa dan tangisan keponakan dan sepupuku. Udah cukup lama tak merasakan hangatnya keluarga karena aktivitas di makassar yang tak penah ada libur satu haripun untuk sekedar pulang melepas rasa kangenku. 

Mama...adalah inspirasiku dalam berbagai hal. Aku belajar banyak hal pada mama, mulai dari keteguhan hati, kesetiaan, dan ketegaran. Keteguhan hati mama menurun ke aku hingga dalam bersikap aku menjadi sosok yang sangat keras. Buat aku ya dan tidak hanya diucapkan 1 kali saja dan tak akan ada jawaban lain. Kesetiaan mama pun bisa dibuktikan, hingga saat ini laki-laki yang ada dipikiran dan hati mama hanya almarhum bapak. Setiap saat masih mengingatnya dan meneteskan air matanya untuk bapak. Aku belajar definisi cinta dari mama bahwa cinta adalah ketika kita bisa mencintai kekurangan seseorang dan berbangga dengan kelebihan yang dimilikinya. Kesalahan yang dilakukan pasangan kita adalah kesalahan kita juga jadi jangan pernah menyalahkannya tapi introspeksi diri sendiri. Woow...sungguh mulia hati mama, hingga dia selalu bisa melihat sebuah kesalahan dengan sisi yang lain. Ketegaran mama bisa aku lihat dan rasakan sendiri. 17 tahun berjuang menghidupi 4 orang anak yang saat itu masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dan tentu saja biaya untuk sekolah tapi mama tak pernah menyesali takdir yang digariskan Allah buat dirinya. Meski tak bisa dipungkiri mama sebagai manusia biasa kadang mengeluh tentang sulitnya hidup dan mahalnya biaya pendidikan padaku. Tentu saja ini sangat manusiawi tapi hanya sesaat dan kemudian mama sendiri yang akan mengingatkanku kalau setiap kesulitan ini akan berganti dengan kebahagiaan jika kita ikhlas menjalaninya

Buat aku, beliau adalah idola wanita satu-satunya dan tak mungkin tergantikan. Aku tak tahu seperti apa kehidupanku tanpa mama, dia selalu bisa mengerti perasaanku, selalu bisa memahami keinginanku, sangat menghormati keputusanku dalam hal apapun. Tak akan pernah cukup tinta untuk menuliskan kebaikan mama dan kelebihan mama di mataku. Mama menjadi single parents sejak bapak meninggal dan beliau bisa menjalani perannya dengan baik. Udah 17 tahun ini dibuktikannya, menjadi single parents untuk 4 orang anak. Sangat tidak mudah tetapi bisa dilaluinya hingga saat ini. Saat aku bertanya mengapa tak ingin mencari pengganti bapak sedangkan usia mama saat itu masih muda dan aku tahu kalau saat itu ada beberapa orang yang ingin melamarnya. Mama menjawabnya dengan diawali senyuman...^_^. Seperti ini jawabannya : Buat mama, bapak tak pernah meninggal, Beliau akan selalu ada di hati mama, cinta kami tak penah mati meski jiwa kami berpisah, tak akan ada orang sesabar bapak dan tak akan pernah ada orang yang bisa mencintai mama seperti bapakmu memberikan cinta. Mama ingin bapakmu menjadi pasangan mama di akhirat kelak jadi mama tak ingin ada cinta lain yang menodainya. Kata-kata yang indah itu keluar dari bibir wanita yang tak mengenal dunia sastra seperti aku. Kata-kata yang sangat romantis, tulus dan tak dibuat-buat. Aku bangga padamu mamaku sayang....Miss you Mom...

NB : 
Aku tulis saat aku merasakan kerinduan yang sangat mendalam pada mama
Makassar, 11 Juni 2010 

Selasa, 08 Juni 2010

Romantika Bouraq

Bouraq adalah salah satu tempat yang tak mungkin terlupakan dalam proses kehidupanku. Tempat yang memberikan banyak pelajaran yang berarti dalam kehidupan. Tak terasa udah 8 bulan bergumul dengan kerjaan sebagai operator warnet di sini. Bouraq itu nama warnet tempat aku bekerja, sejarahnya dikasi nama seperti itu sih katanya supaya perkembangan warnet ini kedepannya secepat bouraq (kendaraan rasululallah waktu isra mi'raj). hhhhmmm....nama yang bagus dan alhamdulillah warnet ini memberikan banyak kehidupan buat orang-orang yang bergantung hidup, seperti aku dan teman-temanku lainnya. Di tempat ini aku mengenal banyak karakter.
1. Mitha

    Mahasiswi UNM jurusan kimia partner aku bekerja di bouraq. 8 bulan bekerja bersama dia membuatku sudah merasa sangat dekat dengannya. Meskipun umurnya lebih muda daripada aku tapi masalah kedewasaan aku banyak belajar dari dirinya. Setidaknya aku merasa dia adalah orang yang paling mengerti aku hingga saat ini, kami jarang terlibat konflik padahal bisa dibilang setiap hari bertemu tentu saja potensi untuk punya masalah sebenarnya cukup besar tapi dia sangat mengerti karakterku yang mudah berubah-ubah bergantung mood. Mitha selalu bisa menjadi tempat curhat yang baik, bisa memaklumi perasaanku saat curhat tentang kebahagiaan, dia akan tertawa bersamaku seolah merasakan kebahagiaan itu. Begitupun sebaliknya saat aku merasakan kesedihan, dia pun ikut merasakan sedihku. Dan hal yang paling tak dapat kulupakan adalah saat aku merasakan sakit hati, dia pun ikut merasakan kemarahan pada orang yang menyakitiku. Tanpa mampu kucegah, dia masuk dalam kehidupanku cukup jauh. Aku bisa bercerita tentang hal apapun dan seperti biasa dia selalu punya solusi yang mampu diterima oleh akalku, tak hanya sekedar solusi sementara tetapi selalu memikirkan kedepannya. Aku belajar menjadi orang yang kejam lewat dirinya....he..he...kedengarannya sadis kan...yup dia mengajari aku untuk selalu menggunakan logika dalam hidupa dan tak dikalahkan oleh perasaan. Ini adalah hal yang sulit aku terima awalnya karena aku sangat cepat kasihan sama orang lain, selalu menjaga prasaan orang lain tapi lambat laun doktrinnya tentang kekejaman dalam hidup mulai memasuki logika berpikirku dan hasilnya aku kini bisa menjadi orang yang kejam. Thanks ya udah mengajari aku ilmu yang tak kudapatkan dari siapapun selama ini. Aku yakin ini sangat bermanfaat buat kehidupanku selanjutnya.
2. Anhy Bawell
    Seperti namanya anhy bawell...dia adalah sosok yang bawell dan punya energi yang berlebih untuk bercerita. Aku mengenalnya sekitar 5 bulan yang lalu. Anggapanku saat mulai mengenalnya adalah sosok yang diam dan sangat lugu...he..he...ternyata aku salah. Dia memang sangat lugu tetapi bukannya diam tapi justru kebalikannya sangat bawell. Sejak tinggal bersamanya aku baru mengenal sifat yang sesungguhnya. Dia anak yang sangat lugu, manja, rajin, periang tetapi juga sangat keras and juga moody seperti diriku. Mungkin kami memiliki banyak kesamaan karakter karena zodiak kami sama...he..he..percaya ngga percaya sih tapi kenyataannya kami memiliki banyak kesamaan. Persamaan karakter dengannya justru membuatku sering terlibat konflik perasaan. Kami sama-sama sangat sensitif dan moody dan rasa lelah karena aktivitas selalu menjadi pemicunya. Tapi menurutku sih ini hanya karena kami belum saling memahami, aku yakin semakin lama saling mengenal, semuanya akan terlewati dengan baik. Tentu saja aku harus lebih dewasa dalam menghadapinya karena karakter kekanak-kanakan masih sangat kuat pada dirinya. Tapi sosoknya yang lugu dan kekanak-kanakan justru menjadi hal yang kurindukan saat dia pergi. Keluguannya kadang menjadi hiburan buat aku saat lelah dengan rutinitas. Masih jelas diingatanku hal bodoh dan lugu yang dilakukannya...waktu itu dia baru belajar chating pakai Yahoo Messenger dan kebetulan dapat teman chat orang india jadi komunikasinya harus pake bahasa inggris tentunya. Mitha memberikan solusi untuk pakai google terjemahan supaya ngga capek bertanya terus setiap ada kata-kata yang ingin diketiknya. Dengan sabarnya mitha mengajarinya memakai ggogle terjemahan karena ini adalah hal yang baru buat dia. Ehhhh....saking semngatnya menerjemahkan kata-kata yang ingin dikirim ke teman chatnya sampai-sampai bahasa indonesia berikut tulisan terjemahannya ikut tercopy semua....teman chatnya jadi bingung dong dengan kalimat-kalimat yang digunakan. ha..ha...kalau ingat itu aku sering ketawa dengan mitha, apalagi kalau ingat wajah polosnya saat itu, betul-betul sangat lugu. Dalam satu hal aku salut sama dirinya, dia sosok yang tak mudah hanyut dengan perasaan cinta. Padahal kalau mau dipikir-pikir usia 20 tahun masih sangat labil dan mudah digoyahkan dengan perasaan CINTA apalagi cukup didukung dengan paras yang lumayan pastinya ngga sulit sebenarnya buat dia jika ingin punya pacar tapi dia tetap bertahan untuk ngejomblo. Mudah-mudahan bisa bertahan hingga studinya selesai.
3. Anha
Mahasiswi teknik elektro, teman satu jurusannya anhy. Kebetulan mereka dulu satu kost dan akhirnya ikut sama-sama tinggal dengan anhy di Bouraq. Sejauh ini aku mengenalnya sebagai sosok yang manja, selalu ingin diperhatikan dan pastinya selalu mengeluh. 3 hal itu seperti tak bisa dipisahkan dari dirinya, hal itu bisa dibuktikan lewat status-statusnya di FB yang sebagian besar adalah keluhan karena capek, sakit atau jengkel. Dia sangat sibuk dengan kegiatan organisasi dan kehidupannya yang lain jadi jarang banget sih curhat-curhatan dan menghabiskan waktu dengannya. Hal yang menarik dari dirinya adalah kehidupannya bersama pacarnya yang ikut menjadi romantika di bouraq. Setiap saat ada keluhan dari bibirnya karena bertengkar dengan pacarnya, HP yang rusak karena dilempar gara-gara bertengkar atau cerita tentang aksi gila pacarnya menyakiti diri sendiri karena tidak mau berpisah dengan anha. Kisah cinta paling aneh yang kutemukan dalam perjalanan hidupku. Mereka saling menyayangi tapi bisa dibilang setiap saat juga ada pertengkaran dan pasti berakhir dengan aksi gila pacarnya yang memukul diri dengan setrika atau batu dan anha pulang dengan lumuran darah dipakaiannya. Hufft.....kisah cinta yang tragis tapi tetap juga dijalaninya. aneh tapi nyata dan inilah satu romantika kehidupan yang kudapatkan dari dirinya.
4. Reski Maulana Putra
Ikki nama panggilannya. Sosok ikki mengingatkan aku pada orang yang sangat jauh lebih dewasa dari umur yang sebenarnya. Dia adalah siswa SMK yang juga bekerja di bouraq untuk menyambung hidupnya. Sosok yang mandiri dan keras serta selalu memakai logika dalam menyelesaikan persoalan. 7 bulan bekerja bersamanya, aku cukup mengenal karakternya yang sangat dewasa dan tak berperasaan..he..he...Tentu saja ini bukan hanya pendapat aku saja, semua personil bouraq yang lain pun pasti beranggapan seperti itu. Kami memberinya gelar sang pengacau, sang pemberontak sesuai dengan karakternya yang sering mengacaukan acara begadang kami dengan mematikan lampu seenaknya meskipun kami sedang serius mengerjakan tugas. Betul-betul sangat tak berperasaan kan....he..he...Tapi tak bisa kupungkiri aku belajar banyak hal dari dirinya. Mulai dari belajar untuk bermimpi, belajar untuk konsen dengan study, belajar untuk mengedepankan logika dalam hal apapun. Kata-kata yang merupakan ciri khas dan senjata ampuhnya adalah konsen...konsen...dan konsen...Meskipun sekarang sudah tak bersama dengannya tapi kenangan kebersamaan itu akan selalu ada di hati dan menjadi bagian dari proses kehidupanku. Semoga mimpinya untuk menjadi orang sukses yang membawanya ke Jakarta untuk menggapai cita-cita bisa diwujudkannya.

Minggu, 06 Juni 2010

Romantika Facebook

Main FB alias Facebook menjadi kegiatan rutinku setiap hari, hampir sebagian besar waktuku terlewati denga main FB. Bangun tidur lansung OL and update status kegiatan hari itu, mulai kerja juga seperti itu. Facebook selalu menjadi hal pertama yang aku buka jika udah koneksi ke internet. Harus kuakui FB sudah sangat menyita waktu, pikiran dan juga perasaanku. Kedengarannya terlalu berlebihan kan, ko' sampai harus bawa-bawa pikiran dan perasaan tapi itulah kenyataannya. Lewat FB aku mengekspresikan setiap perasaan yang kurasakan, marah, sedih, gembira tak ada yang terlewatkan. Entah apa yang kuinginkan, ada sebuah kepuasan saat orang lain tau apa yang kurasakan, apa yang kupikirkan meski aku tau tak akan memberikan solusi jika aku berbagi sebuah permasalahan. Aku berkenalan dengan banyak orang, aku berteman dan dekat dengan beberapa orang. Aku bisa menjalin silaturrahmi kembali dengan teman-temanku di masa lalu, teman2 SMA yang udah terdampar jauh, teman-teman yang dulu pernah bersua beberapa tahun yang silam kini bisa ketemu kembali lewat dunia maya. Memang kegiatan yang mengasyikkan, selalu saja ada hal-hal baru yang menarik setiap saat, status teman-teman yang kadang sedih, marah, gembira. Aku seperti bisa mengetahui setiap rutinitas teman-temanku lewat FB, tak ada yang terlewatkan karena bisa dibilang FBku selalu online mengecek status yang terupdate.

FB membawaku berkenalan dengan seorang gadis bernama jannah. Awal kenal di sebuah grup deteksi dini kanker otak. Aku bergabung di grup ini untuk dapat info tentang ciri-ciri penderita kanker otak apalagi sejak aku divonis pendarahan otak sejak kecil membuatku selalu lebih berhati-hati. Dia mulai masuk dalam kehidupanku, setiap saat memberikan kabar hingga aku merasa sangat dekat. Saat musibah kematian orang tuanya secara beruntun ikut membuatku terpukul dan merasakan kesedihannya. Tak ada kebar tentangnya yang terlewatkan, sosoknya mulai masuk dalam kehidupanku. Aku mulai merasakan kehilangan saat tak ada kabar tentangnya. Belum cukup 1 bulan setalah kematian ortunya, dia pamit ke aku untuk ke tokyo, katanya sih dapat beasiswa. Hufft...kami tak pernah ada kesempatan untuk bertemu hingga dia berangkat. Entah kenapa aku mulai takut mempercaya dunia maya. Aku takut kalau seseorang yang selama ini cukup menyita perhatian dan pikiran ternyata hanya sosok yang ada di dunia maya tapi tak ada di kehidupan nyata.

FB memberikan banyak kejutan dalam hidupku, lewat FB pula aku mengenal sosok wanita yang menjalin hubungan dengan kekasihku selama 1,5 tahun. Hufft, sulit untuk percaya tapi inilah kenyataannya. Entah perasaan seperti apa yang kurasakan saat ini. Awal mulanya hanya sebatas kecurigaan saja, ko' ada ya cewek yang rajin banget koment di statusnya. Seperti biasa, aku tak bisa tinggal diam, naluriku yang selalu ingin tau semuanya mulai terusik. Aku mulai mencoba mencari informasi tentang perempuan yang mengusik ketenanganku. Meski rasa ingin tau ini semakin membuat aku mendapati kenyataan yang tak kuharapkan. Pikiranku semakin tidak tenang, kepercayaanku kepadanya luntur. 7 tahun bersamanya dan memberikan kepercayaan tapi aku mendapatkan kenyataan kalau diriku dikhianati selama ini. hufft, rasanya sakit banget...apalagi setelah tau semuanya. Fakta yang kudapatkan justru membuatku terpuruk, aku semakin takut kehilangannya tapi di sisi lain aku bersyukur Allah menunjukkannya padaku saat ini. Aku bingung, kecewa, marah, tapi tak tau semuanya harus kulampiaskan pada siapa. Aku betul-betul syok ketika wanita itu bercerita tentang rencana pernikahannya dengan kekasihku. Rencana ini yang dulunya hanya menjadi rencana kita berdua ternyata dijanjikannya pula oleh orang lain. Aku menangis, hingga aku mendapati air mata ini kering dan tak mampu lagi merasakan sakit hati ini. Iyya...aku mendapai diriku kaku tak berdaya, semua rasa sakit berganti rasa aneh yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Aku lemah tak berdaya, alam bawah sadarku tidak kuat menerima kenyataan pahit ini. Tatapanku kosong, aku kehilangan semangatku, aku kehilangan gairah kehidupanku. Andai aku bisa meminta padamu...hanya satu yang ingin kuminta, kembalikan semangatku yang terenggut.

Minggu, 23 Mei 2010

Aku benci situasi seperti ini

Rumah ini sperti tak berpenghuni...aku merasakan kesepian yang termat dalam, tak ada gelak tawa, canda tawa yang terdengar seperti hari-hari yang lalu. Udah 1 minggu seperti ini, selalu saja seperti ini saat tak ada yang ingin mengalah dengan ego. Mungkin kebersamaan yang baru beberapa bulan membuat kita belum saling mengenal karakter sehingga situasinya harus seperti ini. Aku menganggapmu saudaraku hingga buat aku tak akan ada kemarahan tapi ternyata dirimu seakan tak peduli dengan perasaanku.
Semua ini berawal karena rasa lelah dengan rutinitas kita berdua dan ketika aku memintamu untuk mengecek genset di lantai atas dan kamu tak melakukannya dengan baik dan aku menegurmu, buat aku sangat halus dalam kondisiku yang sangat lelah tapi kamu balik membentakku dengan suara keras. aduhhhh sakit banget rasanya de'...engkau seperti tak menghargai aku sebagai kakakmu. Aku berusaha memaklumi suasana hatimu yang mungkin sedang bad mood dan mencoba tetap baik dan menjelaskannya padamu tapi kamu berlalu dengan acuhnya bahkan tak peduli dengan diriku.
Aku sangat benci air mata karena hanya menunjukkan ketidakberdayaan tapi tanpa kusadari air mataku menetes hari itu. Aku semakin tak mampu menahan sedihku, aku meangis dan menangis. Rasanya sakit banget de' ketika merasa tak dihargai...
Aku berusaha melupakan yang terjadi dan tetap menuju ke rumah sakit hari itu karena kakakQ terbaring disana. Ya Allah rasanya cobaan ini sangat berat, Engkau menguji perasaanku saat aku betul-betul sedang lelah dengan hantaman cobaan yang begitu banyak. Aku berharap kejadian ini bisa menjadikan aku lebih dewasa, lebih sabar memahami orang lain, lebih bisa mengontrol emosiku yang kadang sulit aku kendalikan saat rasa lelah menderaku.

Senin, 10 Mei 2010

Met Ultah BottoQ

Rentang waktu kadang membuat kita lupa
Bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu kadang membuat kita lupa
Kalau 25 tahun telah terlewati
Dengan bertambah satu tahun usiamu,
Jadikanlah dirimu manusia yg berguna untuk kebaikan orang lain….
Dan tingkatkanlah baktimu terhadap kedua orang tua….
Dari lubuk yg paling dalam, tak ada kata yg bisa kuucapkan….
Tuk menghisi harimu yg penuh sejarah ini….
Dan hanya do’a lah yg mampu kupanjatkan untuk mu….
“Smoga Allah kan slalu ada didekatmu….
Kan slalu menjaga & melindungi mu…..”
MET MILAD BOTTOQ

Senin, 29 Maret 2010

Rutinitas yang Melelahkan

Kuliah di 2 kampus plus kerja partime, kedengarannya begitu hebat...Tapi apa sebenarnya yang bisa kubanggakan...???Aku tetap aja kesepian ditengah rutinitasku yang padat. Aku tak punya tempat untuk berkeluh kesah...Rutinitas ini memang sangat melelahkan, badanku remuk-remuk setiap harinya. Tak ada lagi waktuku untuk bercanda dengan teman-teman. Saat-saat senggangku hanya pada waktu kerja dan itu pula yang kugunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kampuz yang sangat banyak.

Kesibukanku tahun 2010 memang tidak main-main...diUNM ambil 26 SKS dengan perkuliahan 3 hari dan diHndayani 23 SKS dengan perkuliahan 4 hari...Waktu kerjaku sedikit terusik tapi sebisa mungkin aku tak ingin ada yang dikorbankan karena buat aku pekerjaan adalah sumber dana untuk membiayai kuliahku yang tentu saja menghabiskan banyak dana.

Rutinitas ini sangat menyita pikiran dan tenagaku. Aku tetap berusaha menjaga kesehatan karena itu yang paling utama. Sangat fatal akibatnya kalau aku sakit meski itu 1 hari saja. Aku semakin mudah strezz, masalah pribadi mencoba aku kesampingkan karen aku pikir hanya akan menghambat planning masa depanku. Aku kadang merasa mendzalimi diriku. Tapi aku yakin ada sesuatu yang indah akan kupersembahkan untuk orang-orang terdekatku suatu saat nanti. Aku ingin menyenangkan mama, memberikan kejutan hadiah setiap saat dan segala hal yang sampai saat ini belum bisa aku lakukan. Hatku rasanya teriris sedih ketika mengingat keinginan mama untuk punya HP Kamera...keinginannya untuk punya laptop kecil yang bisa digunakannya menghabiskan masa tuanya...Ya Allah...kapan aku bisa mewujudkannya...???Tak terasa air mataku menetes. Permintaan sederhana mamaku belum mampu aku penuhi...

Minggu, 28 Maret 2010

Kehilangan

Entah perasaan seperti apa yang kuarsakan saat ini. Satu persatu orang yang kusayangi pergi meninggalkanku...aku kehilangan, sangat kehilangan...Orang yang kuanggap sahabat sekaligus saudara ternyata perasaan sayangnya ke aku hanya sebatas ini saja. Hanya karena rasa sakit hantinya kepada seorang perempuan, persahabatan kami menjadi korban. Aku benci air mata, aku benci kehilangan seperti ini. Tak ada seorang pun yang tulus memberikan kasih sayangnya. Sebegitu tak berartinya aku kah sehingga harus seperti ini...???

Mungkin memang tak ada persahabatan yang tulus. Baru 4 bulan aku merasakan indahnya persahabatan, canda tawa seorang sahabat tapi kini aku kehilangan lagi. Aku pernah merasakan sakit karena cinta tapi ternyata sakit hari ini jauh lebih sakit. Aku tak punya lagi tempat berkeluh kesah, aku tak punya lagi tempat bermanja, aku tak punya lagi tempat melampiaskan kekesalanku saat aku penat dengan rutinitas. Semuanya tak ada lagi...engkau pergi dari kehidupanku begitu cepat hingga aku baru menyadari saat aku menoleh dan tak ada lagi dering telpon setiap harinya...tak ada lagi bunyi pesan sms setiap saat menanyakan kabarku...sekedar menyapaku dengan botto...

Aku merindukanmu...sangat merindukanmu...Entah sampai kapan????Aku ingin menikmati rasa sakit karena kepergianmu dan tak ingin kuobati seperti rasa sakitku yang lain...
Kini hari-hariku menjadi sunyi...tak ada lagi mimpi-mimpi indah kebersamaan kita...Ini adalah pilihanmu dan semoga tak ada penyesalan...kehadiranmu memberikan banyak warna dalam hidupku dan mengajari aku tentang ketulusan persahabatan yang hanya ada dalam khayalanku...Aku tak percaya lagi dengan siapapun...

Senin, 15 Maret 2010

Kumerindukanmu

Entah perasaan seperti apa yang kurasakan saat ini...Aku merindukanmu lagi, sangat merindukanmu..5 bulan sudah berlalu sejak badai menggoncang hubungan kita. Masih terlalu sulit buat aku lepas dari bayang-bayangmu. Akan dibawa kemana hubungan ini, aku hanya pasrah menyerahkannya pada takdir kehidupan. Aku tak berani lagi bermimpi, tak berani lagi berharap...Semuanya terlalu menyakitkan, aku seperti kekasih yang tak dianggap di matamu. Entah sampai kapan aku harus merasakan seperti ini. Rutinitas yang sangat padat bahkan tak mampu membuatku melupakanmu.

Hari ini kamu membuatku menangis lagi...aku ingin pergi jauh, batinku lelah dengan ini semua. Aku terlalu mencintaimu dan ini membuatmu seenaknya memperlakukan diriku.

Kisah yang telah Usai


Saat kita bersama…
Ada sejuta mimpi dalam khayalanku
Selaksa bahagia yang tak mampu aku ungkapkan
Ingin aku raih bersamamu…

Namun saat terakhir aku tak mampu menahanmu untuk pergi
Aku tak berdaya untuk memintamu tetap bersamaku
Meski kuakui kutak mampu melangkah tanpamu
Namun takdir seolah memaksaku pergi dan melupakanmu

Dan hari ini…
Kau hadir ingin menyapa kisah yang lalu
Tak kupungkiri, aku masih mengingatmu dengan segala kisah yang pernah ada
Namun hatiku tak mampu mengulang kisah dulu yang penuh dengan keangkuhanmu
Terima kasih atas kisah yang sempat terukir
Meski sakit namun kutak sesali semuanya
Biarkan cerita itu berlalu dan menjadi kenangan
Hingga aku mampu melabuhkan cintaku yang terakhir

Minggu, 14 Maret 2010

Duniaku Gelap Tanpamu


Kenapa kegembiraan itu harus pergi????
Seolah waktu tak kuasa menampungnya
Kenangan-kenangan itu seolah berlari meninggalkanku
Begitu cepat berlalu…

Banyak hal yang pernah kita lewati bersama
Kadang kesal, benci, dan kecewa
Kadang ada tawa dan air mata
Semua kita lalui dengan segala kekurangan yang kita miliki

Aku terharu, aku menangis
Saat aku menoleh ternyata engkau tak berada di sampingku lagi
Aku baru sadar kau telah pergi meninggalkanku untuk mengejar kebahagiaanmu
Duniaku terasa gelap tanpamu

Sabtu, 06 Maret 2010

Benci di Ruang Cinta


Masa itu adalah masa yang paling sulit buatku…
Terlalu banyak air mata, terlalu banyak pengorbanan
Hingga aku menyerah pada keadaan
Semua yang kutakutkan akhirnya terjadi

Ingin aku menangis…
Karena hati dan pikiranmu tak sedikitpun padaku
Semua janji yang pernah terucap
Kini telah usai ditelan waktu

Badan ini menanggung sakit tanpa penawar
Menanggung lara tiada pelipur
Aku tak sanggup lagi
Melawan benci di ruang cinta

Aku tak kuat lagi…
Maafkan aku kalau membisu
Karena sudah tak ada kata lagi
Diriku sudah tak bisa lagi menjadi yang terbaik untukmu

Biarlah semuanya berlalu…
Aku kan selalu menunggu di sini dalam kesepian
Meratapi yang telah terjadi
Memang ada yang lebih baik untukmu

Selasa, 02 Maret 2010

Arti Seorang Sahabat

Sepinya malam terus berlalu
Hatiku terpasung dalam kesepian
Membuatku terhempas dalam khayalan kepahitan
Menggugurkan sejuta asa yg pernah ada

Dalam kesepian malam….
Kau hadir menemaniku dengan kemesraan
Seakan tiada bosan untuk menghibur semua keresahan hatiku
Aku merasa berarti bersamamu

Seberat apapun masalahku
Sekelam apapun masa laluku
Kau tak pernah bersembunyi dan pergi dariku

Sobat….
Siramilah aku dengan kasih dan sayangmu
Jangan biarkan aku terkulai lemah dalam kehampaan
Saat diriku terpasung rindu

Senin, 01 Maret 2010

Perpisahan

Semuanya telah usai…
Kini tak ada lagi terang di hatiku
Saat aku sadar dan mengerti tiada lagi diriku dalam genggaman jiwamu
Berdiri aku di sini menata pintu yang telah tertutup
Dalam sadar kucoba memahami semua kenyataan ini
Kucoba mengenang masa-masa indah kebersamaan
Sejenak aku merasakan kebahagiaan

Namun…aku tersadar dalam lamunanku
Aku berada di ujung jalan
Tak ada lagi dermaga cinta tempat aku menepi
Sayap-sayapku telah patah
Aku baru sadar kalau diriku sangat terluka
Hingga begitu sulit untuk beranjak dari masa lalu

Kubutuh waktu untuk berfikir
Menentukan langkahku, langkah yang harus kujelang
Kuakan melangkah lagi…
Tapi bukan langkah yang dulu pernah kutempuh

Kecewa

Saat kita bersama…

Ada sejuta mimpi dalam khayalanku

Selaksa bahagia yang tak mampu aku ungkapkan

Ingin aku raih bersamamu…

Namun saat terakhir aku tak mampu menahanmu untuk pergi

Aku tak berdaya untuk memintamu tetap bersamaku

Meski kuakui kutak mampu melangkah tanpamu

Namun takdir seolah memaksaku pergi dan melupakanmu

Dan hari ini…

Kau hadir ingin menyapa kisah yang lalu

Tak kupungkiri, aku masih mengingatmu dengan segala kisah yang pernah ada

Namun hatiku tak mampu mengulang kisah dulu yang penuh dengan keangkuhanmu

Terima kasih atas kisah yang sempat terukir

Meski sakit namun kutak sesali semuanya

Biarkan cerita itu berlalu dan menjadi kenangan

Hingga aku mampu melabuhkan cintaku yang terakhir

Selasa, 23 Februari 2010

Kerinduan Sang Pelaut

Dalam hening malam yang tak berujung…
Menumbuhkan benih-benih kerinduan yang tak mampu terucap
Dimana akan kusandarkan galau dihati…
Aku kehilangan sebuah dermaga cinta…

Kucoba arahkan haluan kesebuah pulau tak berpenghuni
Mencari kedamaian hati disana
Mencoba mengusir sepi yang bersemayam
Dimana ada damai yang mampu kurasakan…

Dalam gelap malam….
Kucoba menuntun haluanku untuk merapat kesebuah dermaga cinta
Meski aku tak yakin akan berakhir indah…
Namun aku berharap mampu menawarkan kehangatan dalam teduh…

Rabu, 17 Februari 2010

Badanku Lemas Lagi

Entah sakit apa yang kuderita...Ya Allah aku takut...semakin hari badanku semakin sering lemas tak bertenaga, setiap saat aku lelah padahal tak ada pekerjaan yang menyita energiku. Rambutku yang rontok semakin membuatku depresi...

Beri aku kekuatan ya Allah...

Minggu, 14 Februari 2010

AdeQ Chayank

Aku baru beberapa hari mengenalnya namun entah kenapa aku sudah merasa sangat dekat dengannya...Namanya Jannah..nama yang bagus, berarti Surga...awal berkenalan dengannya di sebuah grup tentang kanker otak..Iya, aku sempat mencari referensi tentang penyakit ini sejak aku selalu merasakan sakit di kepalaQ. Dalam segala hal, aku selalu terbiasa untuk memikirkan hal terburuk yang akan aku alami srandainya itu menimpaku. Meskipun aku belum tau persis sakitku sekrang ini. Tapi vonis pendarahan otak sejak aku kelas V SD membuat aku lebih tegar untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk dalam hidupku. Iya..usia kelas V SD aku udah divonis dokter penyakit pendarahan otak...Di usia yang masih belia, aku bisa tegar menghadapinya dan alhamdulillah aku bisa menjalani hidupku hingga saat ini dengan bahagia meski rasa sakit itu masih sering mengganggu aktivitasku.

Kembali ke teman FBku (Jannah). Meskipun baru mengenalnya tapi aku sudah merasa sangat dekat dengannya..mungkin karena kami bisa saling mengerti dan merasakan yang menjadikan kami dekat. Awalnya..aku sangat terkejut ketika tau kalau Jannah adalah salah satu penderita kanker otak stadium 4, aku tau hidupnya sangat tersiksa dengan sakit yang dideritanya...Tapi aku salut karena Jannah tetap bisa bercanda...tertawa..meski aku tak tau yang sebenarnya karena kami hanya bersua lewat pesan. Dia selalu bisa membuatku tersenyum bahkan tertawa..hal yang sudah jarang kulakukan karena sakitku...Dia selalu punya cara untuk memaksaku tersenyum dengan tingkahnya...

Aku juga ingin membuatmu tersenyum...ayo kuat adeQ sayang..hidup ini adalah perjuangan dan kita ditakdirkan untuk berjuang lebih keras dari orang-orang lain...Kematian adalah rahasia hidup sang pencipta...tetap tersenyum dan memberikan kebahagiaan buat orang-orang disekitar hingga ajal menjemput. Jangan pernah lelah dan kalah karena kita pasti bisa...

Selasa, 09 Februari 2010

Kebohongan

Segala sesuatu yang terjadi aku percaya karena ada sebab...begitu pun sesuatu yang dilakukan pasti punya akibat. Namun gimana jika kebohongan itu merugikan diri orangnya sendiri... Entah ini adalah insting atau anugerah yang diberikan Allah buatku membalas kekurangan yang kumiliki...Aku mensyukurinya meskipun kadang merasa ngga rela kalau harus terjadi sesuatu dengan orang-orang terdekatku hanya karena kebohongan sepele. Ya....aku diberikan sebuah anugerah insting yang sangat kuat dari sang pencipta... Aku bisa merasakan sesuatu jika orang-orang yang kusayang membohongiku. Kejadian ini udah berulang kali dan sudah tak bisa disebut kebetulan meski secara logika masih sulit diterima oleh akal sehat. But orang2 terdekatku sudah dipaksa untuk mempercayai semuanya karena mereka mengalaminya. Ini alasan mengapa aku sangat takut untuk menyayangi orang lain dan menjadikan mereka orang-orang dekatku karena aku tak ingin sesuatu menimpanya karena membohongi aku...

Seperti kejadian yg dialami teman dekatku yang kuberi nama panggilan sayang (botto). Itu salah satu ciriku menyayangi seseorang, aku akan memberinya panggilan sayang..hmm..hmmm..meskipun kadang dengan nama yang aneh...Udah 3 kali botto dapat masalah karena membohogiku. Meskipun aku tau kalau terkadang dia berbohong untuk menyenangkan hatiku, bercanda dan tidak ada maksud untuk menyakitiku. Kejadian yang pertama adalah dia membohongiku kalau udah sampai dikapal padahal masih dibus, aku tau maksudnya baik...dia tidak ingin membuatku khawatir tp jadinya dia harus kehilangan HP 2 sekaligus...Kejadian yang kedua...dia membongiku kalau malam itu ngga kemana2 dan cuma duduk2 aja dikapal karena lagi hujan deras padahal pagi baru pulang...dan dia harus dapat masalah cukup berat di kapal (ngga bisa diungkapin di sini coz disuruh jaga rahasia..he..he..). Kejadian ketiga, dia membohongiku kalau hari itu ditangkap polisi karena masalah di kapal dan mau tau apa yang terjadi????Malamnya kebohongannya menjadi kenyataan, karena masalah lain di luar, dia harus berurusan dengan polisi...

Maafin aku botto...aku tak pernah menginginkan ini semua terjadi. Aku bahkan ikhlas dibohongi karena terkadang itu hanya candaanmu saja namun aku tak pernah mengerti kenapa harus seperti ini jadinya...Aku takut kalau kamu menganggap aku membawa sial dalam kehidupanmu...makanya aku selalu berpesan untuk tidak membohongiku meskipun hanya sepele. Aku tak tau apakah 3 kejadian itu sudah bisa membuatmu kapok untuk berbohong tapi setidak itu bisa membuka matamu tentang pentingnya sebuah kejujuran...

Aku selalu mengingatkanmu karena aku sayang padamu dan tidak ingin kehilangan sosok tempatku berbagi selama ini, tempatku mencurahkan perasaanku, sosok yang terkadang bisa membuatku cemberut tapi lebih sering membuatku tersenyum bahagia...Makasih sudah menemani hari-hariku, aku bahagia bisa bersamamu meski aku tak tahu sampai kapan kamu bisa mendampingiku menjalani hari-hariku. aku bahagia meski aku tau aku tak bisa membahagiakanmu...

Kejujuran

Kejujuran adalah hal yang paling aku hargai dalam kehidupan ini karena aku berpikir segala sesuatu permasalahan pasti mempunyai titik penyeelsaian tanpa harus berbohong. Meski dengan jujur, aku selalu kehilangan orang-orang yang kusayang.. Iya, terkadang orang tak dapat menerima kekurangan orang lain dan ini mungkin alasan Iyyank meninggalkanku. Aku teringat dia lagi, entah harus seperti apa melupakannya...Sakit itu masih sangat dalam, hanya dengan cara berdamai dengan perasaan dan kondisiku untuk mengurangi sakitnya. Rasa sakit ini bahkan bisa mengalahkan sakit kepala yg setiap hari menyerangku...Mungkin karena sakit ini Iyyank meninggalkanku padahal aku belum jujur semuanya...Dia hanya tau kalau aku pernah dioperasi karena sakit yang lain dan kepalaku adalah sakit lain yang nda perlu dikhawatirkan...Meski aku tak bisa memungkiri bahwa orang yang paling peduli dengan kehidupanku saat ini masih dirinya. Sejak perpisahan 3 bulan yang lalu, memang tak ada yang berubah...Iyyank tetap menjadikan diriku sebagai bagian dari kehidupannya, aku tetap bisa bercerita tentang sakitku, perasaanku dan semuanya. Dia tetap sayang sama aku meski tak bisa memilikiku lagi karena permasalahan yang dihadapinya. Aku pun merasa tak cukup alasan untuk membencinya meskipun dia telah menghancurkan mimpi-mimpiku, membuatku menangis karena kehilangan, membuat mama selalu mengkhawatirkan kondisiku, membuat aliran darah otakku bermasalah lagi...Sangat banyak alasan sebenarnya namun tak pernah cukup untuk satu rasa benci. Aku berusaha berdamai dengan kondisi sekarang, dia tak lagi menjadi orang yang aku mimpikan untuk mendampingiku tapi aku tetap memberinya ruang untuk menyayangiku dan memberikan perhatiannya karena aku juga masih sulit untuk kehilangan semuanya.

Perhatian itu tak ada yang berubah bahkan lebih dari sebelumnya. Selama kebersamaanku, nelpon 2x sehari udah cukup tapi sekarang setiap saat dia menanyakan kondisiku, kegiatanku dan semuanya. Aku terkadang tak mengerti dengan semuanya...Apa dia masih takut kehilangan aku...Tapi mengapa dia mengkhianatiku...????hhmm...semuanya memamg sulit untuk dimengerti...Akan kubiarkan waktu yang menjawab semuanya. Tapi hal yang paling aku kagumi adalah kejujurannya meski dia sangat tau konsekuensi dari kejujurannya adalah kehilangan diriku. Aku tau ini sulit buatnya tp dia tak ingin membohongiku karena akan ada balazan dari sebuah kebohongan...Dan tanpa ceritapun, aku sudah mengetahui semuanya. Iya..kembali feellingku diuji dan aku mengetahui semuanya sebelum dia jujur dengan semua yang terjadi. Tuhan mengirimkan sangat banyak sinyal-sinyal kepadaku...sinyal pertama,aku selalu mimpi buruk tentang dirinya...sinyal kedua, aku kehilangan dompet dan fotonya ikut hilang. Sinyal ketiga, HPnya jatuh kelaut dan foto-foto kebersamaan kami tak ada yg terselamatkan. Sinyal keempat, Laptop pemberiannya bermasalah dan foto-foto moment kebersamaan kami selama 1 bulan berlibur dimakassar tak ada yang tersisa... Dan sinyal terkuat yang dikirimkan Tuhan adalah mimpi selama 7 hari tentang segala yang terjadi dan aku syok ketika dia bercerita tentang permasalahan dan kejadiannya karena mimpi itu nyata.

Kamis, 28 Januari 2010

Iyyank

Hal paling menyakitkan dalam kehidupanku adalah masa lalu bersamamu...Seandainya aku punya kesempatan untuk memperbaiki masa lalu, maka hal yang paling ingin aku lakukan adalah tidak jatuh cinta karena semuanya hanya berakhir sakit. Seandainya aku punya kekuatan untuk memutar waktu kebeberapa tahun yang lalu. Aku akan memilih untuk tidak mengenal seorang Iyyank... Aku akan menutup hatiku hingga tak ada sedikitpun kesempatan untuknya bisa mengenalku...Dia meninggalkan luka yang menganga dihatiku dan trauma yang berkepanjangan dalam hidupku. Laki-laki yang penah mengisi kehidupanku selama 7 tahun, mengisi mimpi-mimpiku setiap malamnya. Betapa tidak..laki-laki yang pernah kubayangkan akan menjadi bapak buat anak-anakku kelak tapi justru meninggalku tanpa perasaan. Ketidakcocokan karakter, terlalu simple untuk sebuah alasan. hhhmm, aku pikir alasan yang terlalu klise untuk dapat diterima oleh akal sehatku...10 tahun mengenalku dan sekarang baru membicarakan tentang karakter, kemana kamu selama ini????

Kucoba untuk mengerti dengan alasannya, aku belajar untuk lebih memahaminya dan melimpahkan seluruh kesalahan pada diriku. Belajar untuk menerima alasannya dan memberinya waktu sejenak untuk memikirkan hubungan kami. Bahkan dalam kondisi sulit, kucoba untuk meminta nasihat sahabatnya yang cukup mengenal karakternya dan aku diminta untuk bersabar karena menurutnya ini hanya perasaan sesaat. 2 bulan kucoba menanti sebuah jawaban dari ketidakpastian hubungan kami. Aku menjalani kehidupanku sendiri namun tetap menganggap dia sebagai bagian dalam kehidupanku. Tak ada yang berubah...namanya pun masih tetap ada dalam doa-doaku, namanya pun tetap tak tergantikan dihatiku meskipun banyak cinta yang datang menghampiriku. Yang berubah hanya komunikasi kami yang sudah mulai jarang...aku tetap berpikir positif bahwa ini adalah salah satu cara supaya kami bisa saling mengerti perasaan kami.

Tapi justru 2 bulan berselang..yang terjadi bukan sebuah akhir yang indah namun semakin menyakitkan. Aku mendapati sebuah kisah tragis dalam hidupku. Iyyank berterus terang alasannya meninggalkanku karena kehadiran perempuan lain yang sekarang sedang mengandung anaknya di seberang sana. Duniaku menjadi gelap...tragis, menyakitkan dan entah apalagi yang tergambar dalam pikiranku saat itu. Pikiranku dibawa keseberang pulau tepatnya Batam tempatnya sekarang berdomisili. Bayanganku tentang seorang perempuan yang sedang hamil dengan perut membuncit membawaku larut pada naluriku sebagai seorang perempuan. Kenapa baru sekarang Iyyank berterus terang???Apa salahku sehingga dia begitu tega memperlakukanku seperti ini? Apa kurangnya diriku?Kenapa dia bisa meninggalkanku di saat rencana pernikahan sudah di depan mata?Sejuta rentetan pertanyaan menghantui hari-hariku mengalahkan kesibukan pekerjaan dan kuliahku tanpa mampu aku hindari.

Aku syok...strezz..hingga sampai ke tahap depresi berat. Aku tak kuat menghadapi semuanya, rasanya baru kemarin aku mengantarnya kebandara dan memberikan sejuta doaku untuk keselamatan dan kesuksesannya. Rasanya baru kemarin, dia memelukku erat dan sangat takut berpisah denganku...membisikkanku sebuah harapan tentang hari bahagia, merencanakan sebuah pernikahan indah...Kini bayangan itu tak ada lagi, tergantikan dengan bayangan pengkhianatan yang dilakukannya. Depresi berat menuntunku masuk rumah sakit dengan vonis dokter yang semakin membuatku tak kuat menghadapi kehidupan. Ada masalah dengan aliran darah di otakku yang bisa membahayakan nyawaku jika dibiarkan. Bayangan pendarahan otak berkelabat tanpa mampu kucegah. Aku takut tak mampu bertahan. 4 hari di rumah sakit, kucoba untuk menenangkan semua perasaanku, kucoba menganggap yang terjadi adalah mimpi buruk dan nama Iyyank tal pernah ada dalam kisah nyata kehidupanku.

Inilah konsekuensi dari sebuah perasaan yang namanya Cinta. Kami pernah melalui hari2 yang sangat indah bersama dan kini aku sampai ke titik terpuruk karena cinta. Konsekuensi yang seharusnya sudah aku pikirkan sebelum menjadikannya pusat semangat dalam kehidupanku, sebelum menjadikannya orang yang paling berarti dalam kehidupanku...Kini semuanya terlambat, aku sudah terlanjur menjadikannya semangatku dan ketika aku kehilangan maka aku seperti kehilangan kehidupanku.

Keluarga besarku syok..mama jatuh sakit. Rencana pernikahan yang sudah dibayangkannya buyar seketika. sosok anak yang selama ini selalu didoakannya setiap sujud mengkhianatinya. Iyyank menghancurkan harapan dan mimpi mamaku tersayang. Iyyank membawa mama ke titik penyesalan yang terdalam karena telah mengekang kebebasanku untuk mengenal orang lain. Selama ini mama terlalu takut aku mengkhianatinya namun kini apa yang terjadi Iyyank yang meninggalkanku dalam nestapa.

Waktu bergulir...tak terasa udah 3 bulan aku berpisah dengan Iyyank meski baru kemarin aku tau penyebabnya dengan pasti. Kucoba menapaki hari-hariku dengan semangat baru, kucoba berdamai dengan keadaanku...Mencoba menerima takdirku dengan lapang dada. Sangat sulit memang namun kehidupan masih harus berjalan. Tak terasa 3 bulan sudah...setiap malam aku menangis mengingat mimpi-mimpiku bersamanya, kini kucoba untuk memimpikan sesuatu yang lain. Aku trauma, tak ingin lagi mengenal cinta hingga aku sampai pada titik aku harus jatuh cinta kembali.

Selamat tinggal masa laluku...makasih Iyyank karenamu aku menjadi wanita yang lebih kuat, yang bisa survive dengan kondisi apapun. Semoga kamu bahagia dengan jalan yang telah kamu pilih.

Makassar
Disaat kuberjuang untuk bangkit dari keterpurukan

Note: Nama disamarkan untuk menjaga privasi


Jumat, 22 Januari 2010

Aku Harus Gimana??????

Semalam ada kejutan lg dalam hidupku...seseorang menelpon aku dan mengaku sebagai teman FB and sepupu kamu...hhmm...Dia mengira kalau aku tak mengenalnya...padahal kami pernah bertemu. Aku pun tau banyak hal tentang dia...Aku tau kalau dia masih sangat menyayangimu, ingin tau kabar tentangmu, ingin tau sejauh mana hubungan kita. Pertanyaan-pertanyaan yang aku pun kadang tidak mampu menjawabnya. Buat aku, kita adalah orang yang istimewa yg telah mengisi hari-hariku, membantu melupakan masa laluku yang kelam. Orang yang mampu membuatku tertawa setiap harinya meskipun harus menahan rasa sakitku. Orang yang mau mendengar keluh kesahku meskipun kadang-kadang aku juga harus mendengar keluh kesahmu namun aku bahagia. Denganmu aku bisa bercerita apapun...aku seperti menemukan sosok sahabat. Sekian lama aku tak bisa sedekat ini sama orang dan kini aku merasakan bahagianya memiliki sobat. Namun haruskah semuanya berakhir sekarang?????

Aku tak pernah berharap lebih dengan hubungan ini. Aku selalu sadar siapa diriku???aku tak bisa mendampingimu tapi salahkah aku kalau aku berharap untuk tidak kehilanganmu.???Aku mulai menyayangimu, aku takut kehilangan dirimu meskipun aku tau ini bukan perasaan cinta...hanya perasaan sayang. Iya...trauma itu masih mendalam, aku belum mampu melupakan orang yang telah mengisi kehidupanku selama 7 tahun...selama aku masih selalu mengingatnya dan masih meneteskan air mata ketika mendengar suaranya berarti aku belum bisa mencintai orang lain. Tapi aku bisa merasakan perasaan sayang kepadamu...entah rasa seperti apa yang kumiliki. Namun, aku hanya bisa berharap tak kehilangan dirimu.

Namun..gimana dengan perasaan wanita itu???sesama wanita aku bisa merasakan yang dirasakannya. Dia masih mencintaimu...
Tuhan...apakah aku harus berkorban lagi demi untuk kebahagiaan sesamaku???Apalah arti pengorbanan ini dengan kebahagiaannya...Tapi bagaimana dengan diriku???Apakah aku akan sanggup kehilangan sosok yang menjadi semangatku 2 bulan terakhir ini...Kembali aku dilema..
Kenapa sih kamu harus berkorban untuk kebahagiaan orang lain dengan mengorbankan kebahagiaanmu..sampai kapan kamu ingin begini, kamu ingin bahagia kan di sisa hidupku???Hatiku mulai memberontak...Iya,,sebagai manusia aku pun ingin bahagia...tapi apakah aku mampu untuk bahagia di atas derita orang lain???Ini bukan sifat kamu...Dulu pun kamu pernah berkorban lebih dari yang sekarang demi untuk kebahagiaan orang lain...Berkorban sekali lagi, apa salahnya???Ingat pada prinsipmu bahwa melihat orang lain bahagia adalah kebahagiaanmu???Hati kecilku pun memberontak...

Ya Allah..Tunjukkan jalanMU yang terbaik buat hambaMU ini...Aku percaya keputusanMU adalah yang terbaik buat kehidupanku...