Dapat sms dari mama "Anti udah shalat dan makan belum???Jaga kesehatanmu sayang, jalan lupa air minumnya...!!!! Tak terasa air mataku menetes, baru menyadari betapa mama sangat sayang sama aku...sms setiap hari mngingatkanku shalat, makan, isthat hingga bawa air setiap bepergian....udah 10 tahun seperti ini, tak ada yg berubah...Sedangkan hingga saat ini aku belum bisa bikin beliau bahagia.....
Jadi kangen sama mama...kangen ingin pulang ke kampung, kangen masakan-masakan mama dan nenekku, kangen canda tawa dan tangisan keponakan dan sepupuku. Udah cukup lama tak merasakan hangatnya keluarga karena aktivitas di makassar yang tak penah ada libur satu haripun untuk sekedar pulang melepas rasa kangenku.
Mama...adalah inspirasiku dalam berbagai hal. Aku belajar banyak hal pada mama, mulai dari keteguhan hati, kesetiaan, dan ketegaran. Keteguhan hati mama menurun ke aku hingga dalam bersikap aku menjadi sosok yang sangat keras. Buat aku ya dan tidak hanya diucapkan 1 kali saja dan tak akan ada jawaban lain. Kesetiaan mama pun bisa dibuktikan, hingga saat ini laki-laki yang ada dipikiran dan hati mama hanya almarhum bapak. Setiap saat masih mengingatnya dan meneteskan air matanya untuk bapak. Aku belajar definisi cinta dari mama bahwa cinta adalah ketika kita bisa mencintai kekurangan seseorang dan berbangga dengan kelebihan yang dimilikinya. Kesalahan yang dilakukan pasangan kita adalah kesalahan kita juga jadi jangan pernah menyalahkannya tapi introspeksi diri sendiri. Woow...sungguh mulia hati mama, hingga dia selalu bisa melihat sebuah kesalahan dengan sisi yang lain. Ketegaran mama bisa aku lihat dan rasakan sendiri. 17 tahun berjuang menghidupi 4 orang anak yang saat itu masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dan tentu saja biaya untuk sekolah tapi mama tak pernah menyesali takdir yang digariskan Allah buat dirinya. Meski tak bisa dipungkiri mama sebagai manusia biasa kadang mengeluh tentang sulitnya hidup dan mahalnya biaya pendidikan padaku. Tentu saja ini sangat manusiawi tapi hanya sesaat dan kemudian mama sendiri yang akan mengingatkanku kalau setiap kesulitan ini akan berganti dengan kebahagiaan jika kita ikhlas menjalaninya
Buat aku, beliau adalah idola wanita satu-satunya dan tak mungkin tergantikan. Aku tak tahu seperti apa kehidupanku tanpa mama, dia selalu bisa mengerti perasaanku, selalu bisa memahami keinginanku, sangat menghormati keputusanku dalam hal apapun. Tak akan pernah cukup tinta untuk menuliskan kebaikan mama dan kelebihan mama di mataku. Mama menjadi single parents sejak bapak meninggal dan beliau bisa menjalani perannya dengan baik. Udah 17 tahun ini dibuktikannya, menjadi single parents untuk 4 orang anak. Sangat tidak mudah tetapi bisa dilaluinya hingga saat ini. Saat aku bertanya mengapa tak ingin mencari pengganti bapak sedangkan usia mama saat itu masih muda dan aku tahu kalau saat itu ada beberapa orang yang ingin melamarnya. Mama menjawabnya dengan diawali senyuman...^_^. Seperti ini jawabannya : Buat mama, bapak tak pernah meninggal, Beliau akan selalu ada di hati mama, cinta kami tak penah mati meski jiwa kami berpisah, tak akan ada orang sesabar bapak dan tak akan pernah ada orang yang bisa mencintai mama seperti bapakmu memberikan cinta. Mama ingin bapakmu menjadi pasangan mama di akhirat kelak jadi mama tak ingin ada cinta lain yang menodainya. Kata-kata yang indah itu keluar dari bibir wanita yang tak mengenal dunia sastra seperti aku. Kata-kata yang sangat romantis, tulus dan tak dibuat-buat. Aku bangga padamu mamaku sayang....Miss you Mom...
NB :
Aku tulis saat aku merasakan kerinduan yang sangat mendalam pada mama
Makassar, 11 Juni 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar