Jumat, 25 Juni 2010

UjianMU

Udah 1 minggu aku melalui ujian ini...kini aku hanya menantikan sebuah keajaiban untuk diberikan hidup lebih lama. Vonis dokter 1 minggu yang lalu membuatku drop dan kenyataan yang kuhadapi ternyata lebih berat. Sejak tanggal 17 Juni aku mondar-mandir ke Rumah Sakit setiap hari tapi sampai sekarang belum ada hasil akhir dari dokter meski aku tahu kalau operasi adalah satu-satunya pilihan. Dokter bahkan tak memberiku kesempatan sedikitpun untuk berpikir atau menyiapkan mentalku, mereka hanya memikirkan penanganan secepatnya. Seandainya mereka tahu kalau mentalku tak kuat untuk menerima ini semua, vonis itu meruntuhkan harapanku, cita-cita dan rencana-rencana indahku berantakan. Aku sangat drop, jiwaku terguncang. puncaknya adalah kemarin, aku harus menjalani pemeriksaan beruntun dengan 4 dokter....aku hanya bisa bertanya-tanya seberapa parah sakitku hingga udah hampir 10 pemeriksaan yang kujalani dan hari ini aku masih dioper-oper ke 4 dokter sekaligus, mulai dari ahli bedah, ahli kebidanan, ahli penyakit dalam untuk EKGdan terakhir pngambilan sampel darah untuk pemeriksaan Ca 125 untuk dikirim ke Jakarta. Tidak cukupkah hasil USG dan CT_SCAN kemarin????tidak cukupkan test darah dan rongsen kemarin???berapa banyak lagi pemeriksaan yang harus kujalani. Fisik dan mentalku sudah lelah. aku lelah dengan suntikan pengambilan sampel darah, aku lelah dihujani sinar X...tolong dokter putuskan secepatnya jalan yang harus kutempuh. Malam ini aku kesepian, aku sangat drop...entah pada siapa lagi aku harus mengadu...aku tak mungkin menambah beban pikiran mama karena aku tahu orang yang paling memikirkanku saat ini adalah mama, mulai dari biaya yang kubutuhkan untuk pemeriksaan sampai operasi, kondisiku setelah operasi dan sangat banyak hal lain dan aku tak ingin menambah bebannya.
Ya Allah....aku tahu ini adalah ujianMu dari kesalahan-kesalahan yang pernah kulakukan di masa lampau. Ampuni aku dan kuatkanlah aku menjalaninya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar