Kejujuran adalah hal yang paling aku hargai dalam kehidupan ini karena aku berpikir segala sesuatu permasalahan pasti mempunyai titik penyeelsaian tanpa harus berbohong. Meski dengan jujur, aku selalu kehilangan orang-orang yang kusayang.. Iya, terkadang orang tak dapat menerima kekurangan orang lain dan ini mungkin alasan Iyyank meninggalkanku. Aku teringat dia lagi, entah harus seperti apa melupakannya...Sakit itu masih sangat dalam, hanya dengan cara berdamai dengan perasaan dan kondisiku untuk mengurangi sakitnya. Rasa sakit ini bahkan bisa mengalahkan sakit kepala yg setiap hari menyerangku...Mungkin karena sakit ini Iyyank meninggalkanku padahal aku belum jujur semuanya...Dia hanya tau kalau aku pernah dioperasi karena sakit yang lain dan kepalaku adalah sakit lain yang nda perlu dikhawatirkan...Meski aku tak bisa memungkiri bahwa orang yang paling peduli dengan kehidupanku saat ini masih dirinya. Sejak perpisahan 3 bulan yang lalu, memang tak ada yang berubah...Iyyank tetap menjadikan diriku sebagai bagian dari kehidupannya, aku tetap bisa bercerita tentang sakitku, perasaanku dan semuanya. Dia tetap sayang sama aku meski tak bisa memilikiku lagi karena permasalahan yang dihadapinya. Aku pun merasa tak cukup alasan untuk membencinya meskipun dia telah menghancurkan mimpi-mimpiku, membuatku menangis karena kehilangan, membuat mama selalu mengkhawatirkan kondisiku, membuat aliran darah otakku bermasalah lagi...Sangat banyak alasan sebenarnya namun tak pernah cukup untuk satu rasa benci. Aku berusaha berdamai dengan kondisi sekarang, dia tak lagi menjadi orang yang aku mimpikan untuk mendampingiku tapi aku tetap memberinya ruang untuk menyayangiku dan memberikan perhatiannya karena aku juga masih sulit untuk kehilangan semuanya.
Perhatian itu tak ada yang berubah bahkan lebih dari sebelumnya. Selama kebersamaanku, nelpon 2x sehari udah cukup tapi sekarang setiap saat dia menanyakan kondisiku, kegiatanku dan semuanya. Aku terkadang tak mengerti dengan semuanya...Apa dia masih takut kehilangan aku...Tapi mengapa dia mengkhianatiku...????hhmm...semuanya memamg sulit untuk dimengerti...Akan kubiarkan waktu yang menjawab semuanya. Tapi hal yang paling aku kagumi adalah kejujurannya meski dia sangat tau konsekuensi dari kejujurannya adalah kehilangan diriku. Aku tau ini sulit buatnya tp dia tak ingin membohongiku karena akan ada balazan dari sebuah kebohongan...Dan tanpa ceritapun, aku sudah mengetahui semuanya. Iya..kembali feellingku diuji dan aku mengetahui semuanya sebelum dia jujur dengan semua yang terjadi. Tuhan mengirimkan sangat banyak sinyal-sinyal kepadaku...sinyal pertama,aku selalu mimpi buruk tentang dirinya...sinyal kedua, aku kehilangan dompet dan fotonya ikut hilang. Sinyal ketiga, HPnya jatuh kelaut dan foto-foto kebersamaan kami tak ada yg terselamatkan. Sinyal keempat, Laptop pemberiannya bermasalah dan foto-foto moment kebersamaan kami selama 1 bulan berlibur dimakassar tak ada yang tersisa... Dan sinyal terkuat yang dikirimkan Tuhan adalah mimpi selama 7 hari tentang segala yang terjadi dan aku syok ketika dia bercerita tentang permasalahan dan kejadiannya karena mimpi itu nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar